Sabtu, 17 Agustus 2013

Hanya (mem)bisu



Terpaut oleh apa pun, tentu semuanya akan menyisakan jeda. Sebuah jarak. Aku tak pernah mengkhawatirkan apa pun. Jika perasaan itu tak akan pernah bisa kembali aku rasakan. Aku sudah memperkirakannya akan demikian. Aku tak menakutkannya. Yang pasti, aku tak menakutkan apa saja.

Apa saja bisa berlalu dengan cepat, lebih sigap dari yang pernah aku pikirkan. Dan tak ada yang bisa mencegahnya.


Kematian hanya membuktikan bahwa aku pernah merasakan bagaimana itu hidup. Kematian menunjukan bahwa hidup akan menemui akhir. Hidup tidak mempermasalahkan mengenai kematian. Karena dua hal itu bukan aksara bisu. Ia temali. Saling mengikat dan aku tak mengkhawatirkan apa pun. Apa saja.. tidak sama sekali…

0 komentar:

Posting Komentar